Pramoedya Ananta Toer
mengisahkan kehidupan Minke, pemuda pribumi cerdas di era kolonial Belanda, yang menghadapi diskriminasi rasial dan berjuang melawan ketidakadilan melalui pendidikan, cinta (dengan Annelies), dan kesadaran nasional, serta memperkenalkan tokoh kuat Nyai Ontosoroh sebagai simbol perlawanan, mengangkat tema pentingnya ilmu pengetahuan dan kemanusiaan di tengah penindasan.
| No. Salinan | Barcode | Kondisi | Status |
|---|---|---|---|
| Tidak ada salinan fisik tersedia | |||
Klik tombol untuk membaca di tab baru
Buka eBook di Google Drive Buka eBook